Pemberdayaan Ekonomi Generasi Muda Dimulai Dari Halaman Masjid “Studi Kasus Di Posdaya Masjid “Miftahul Hidayah” Di Desa Bulay Kecamatan Galis Kabupaten Pamekasan

Mr, Nashar (2017) Pemberdayaan Ekonomi Generasi Muda Dimulai Dari Halaman Masjid “Studi Kasus Di Posdaya Masjid “Miftahul Hidayah” Di Desa Bulay Kecamatan Galis Kabupaten Pamekasan. Duta Media.

[img]
Preview
Text
Buku Pemberdayaan ekonomi generasi muda convert pdf.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Posdaya merupakan alternatif yang paling efektif sekali untuk mengangkat masyarakat dari gubangan kemiskinan sehingga keluarga pra sejahtera menjadi keluarga sejahtera, karena di Posdaya ada dukungan serta partisipasi rakyat yang melimpah bahkan sudah ada tanda-tanda bahwa di Kabupaten/Kota yang mempunyai komitmen tinggi dalam gerakan pemberdayaan pada tingkat akar rumput memiliki Posdaya aktif yang memadai. Sebagaimana disampaikan oleh mantan Ketua Damandiri Bapak Prof. Dr. Haryono Suyono. “gerakan gotong royong perlu disegarkan kembali, kemiskinan mulai menurun dan kegiatan sosial ekonomi pada tingkat akar rumput makin marak dengan partisipasi keluarga pra sejahtera, generasi muda mulai melakukan usaha-usaha preventif seperti mengembangkan kelompok akrab bencana atau ikut serta membangun jaringan ekonomi mikro yang produktif dan menguntungkan. maka dalam penelitian ini akan mengangkat judul “Pemberdayaan Ekonomi Generasi Muda di Mulai dari Halaman Masjid. Studi Kasus di POSDAYA Masjid “Miftahul Hidayah” di Desa Bulay Kecamatan Galis Kabupaten Pamekasan.” Besar harapan peneliti untuk dapat melakukan kajian menarik dari proses Pemberdayaan Ekonomi Generasi Muda di Mulai dari Halaman Masjid agar dapat dikembangkan, bukan hanya di kecamatan Galis saja, tapi juga di seluruh wilayah kepulauan Madura bahwa seluruh Indonesia sebagai Posdaya rujukan Nasional Teori tentang sasaran pemberdayaan yaitu Perlu dipikirkan siapa yang sesungguhnya menjadi sasaran pemberdayaan. Schumacher memiliki pandangan pemberdayaan sebagai suatu bagian dari masyarakat miskin dengan tidak harus menghilangkan ketimpangan struktural lebih dahulu. Masyarakat miskin sesungguhnya juga memiliki daya untuk membangun, dengan demikian memberikan “kail jauh lebih tepat daripada memberikan ikan” .Tujuan yang ingin dicapai dari pemberdayaan adalah untuk membentuk individu dan masyarakat menjadi mandiri. Kemandirian tersebut meliputi kemandirian berfikir, bertindak dan mengendalikan apa yang mereka lakukan tersebut. Kemandirian masyarakat adalah merupakan suatu kondisi yang dialami oleh masyarakat yang ditandai oleh kemampuan untuk memikirkan, memutuskan serta melakukan sesuatu yang dipandang tepat demi mencapai pemecahan masalah-masalah yang dihadapi dengan mempergunakan daya kemampuan yang terdiri atas kemampuan kognitif, konatif, psikomotorik, afektif, dengan mengerahkan sumberdaya yang di miliki oleh lingkungan internal masyarakat tersebut. Upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat tidak terlepas dari perluasan kesempatan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat. Dalam sebuah negara yang memiliki beragam keilmuan dan potensi yang dimiliki oleh masyarakatnya, menjadikan sebuah negara dapat berkembang dalam ekonominya. Jika dalam sebuah negara terdapat banyak penguusaha, setidaknya semakin banyak pula pekerja yang dibutuhkan yang pada akhirnya menciptakan kesejahteraan ekonomi. Peran suatu negara dalam meningkatkan pertumbuhan atau perkembangan kesejahteraan masyarakatnya, padat dilakukan dengan melihat faktor-faktor yang dapat menentukan pertumbuhan ekonomi. Faktor tersebut diantaranya: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Sumber data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Informannya adalah para pengurus dan anggota serta Generasi Muda yang terkait di lingkungan Posdaya Masjid “Miftahul Hidayah” Desa Bulay, kepala Desa, Sedangkan pengecekan keabsahan data dilakukan melalui keikutsertaan peneliti di lapangan, ketekunan pengamatan, dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1. Proses Pemberdayaan Ekonomi Generasi Muda di Desa Bulay Melalui Posdaya Masjid “Miftahul Hidayah” di bidang ekonomi produktif. Proses pemberdayaan ekonomi generasi muda. dalam proses pemberdayaan bidang ekonomi yang dilakukan oleh Posdaya Masjid Miftahul Hidayah adalah dengan membuat dan mengembangkan usaha-usaha produktif yang bisa dilakukan oleh masyarakat terutama para pemuda dan ibu-ibu rumah tangga yang hanya mengandalkan pendapatan dari hasil pertanian untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. 2. Kegiatan Pemberdayaan Ekonomi Generasi Muda Posdaya Masjid “Miftahul Hidayah” Kepada generasi muda. Di bidang ekonomi produktif adalah kegiatannya sebagai fasilitator yang menbantu pengemasan produk dan pemasaran sampai keluar daerah. Kontribusi sebagai motifator yang memberikan suntikan semangat kepada generasi muda agar mengembangkan potensi-potensi ekonomi yang ada di desa. Dengan dukungan tersebut, masyarakat bisa melihat bahwa potensi-potensi ekonomi yang ada di desa ini bisa dikembangkan sendiri oleh setiap warga.. 3. program lanjutan yang menjadi rencana kedepan bagi Posdaya Masjid agar masyarakat merasa terbantu dengan adanya Posdaya a. Kebun Toga. B. bak sampah, program ini menjadi program yang direncanakan sudah sesuai dengan limit waktu pencapaiannya dan rencana program jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang dalam program ke depan

Item Type: Book
Subjects: Ekonomi Islam
Pemberdayaan Masyarakat
Ekonomi Masyarakat
Depositing User: Administrator Khazanah
Date Deposited: 28 Dec 2017 04:25
Last Modified: 27 Mar 2020 14:18
URI: http://repository.iainmadura.ac.id/id/eprint/56

Actions (login required)

View Item View Item