PERCERAIAN DALAM BINGKAI RELASI SUAMI ISTRI

Dr., Maimun Nawawi, M.HI and Dr., Mohammad Thoha, M.Pd.I. (2018) PERCERAIAN DALAM BINGKAI RELASI SUAMI ISTRI. Duta Media Publishing, Pamekasan. ISBN 978-602-6546-49-4

[img]
Preview
Text
MAIMUN TOHA LENGKAP DENGAN COVER.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Pernikahan sedianya bertujuan untuk membina rumah tangga yang bahagia (sakinah), penuh cinta (mawaddah) dan tempat menumpahkan kasih sayang (rahmah). Kompilasi Hukum Islam yang merupakan representasi pemberlakuan hukum islam yang pelaksanaannya diatur dengan instruksi presiden, menjelaskan bahwa pernikahan merupakan suatu akad yang sangat kuat (mitsaqan ghalidhan) untuk menaati perintah Allah dan melaksakannya merupakan ibadah. Realitasnya idealitas pernikahan di atas tidak jarang berakhir dengan perceraian, meskipun sebenarnya pilihan bercerai tersebut bukanlah pilihan ideal yang hanya bisa dipilih jika sudah menemukan jalan buntu. Dalam islam perceraian memang sesuatu yang boleh meskipun dibenci. Artinya jika masih ada jalan untuk mempertahankan rumah tangga, maka seharusnya perceraian tidak boleh menjadi pilihan. Namun demikian, perceraian seringkali menjadi pilihan/terpaksa yang tidak dapat dihindari oleh pasangan suami istri. Perceraian seakan menjadi suatu yang niscaya jika hubungan kuat rumah tangga sudah tidak bisa dipertahankan lagi. Karena itu, baik hukum islam maupun hukum pemerintahan memberikan jalannya sendiri untuk menyelesaikannya dengan cara bercerai sesuai dengan latar belakang kasusnya. Dalam perkembangan berikutnya perceraian sudah mengalami trend peningkatan secara kuantitatif, baik secara nasional maupun di beberapa daerah kabupaten/kota.

Item Type: Book
Subjects: Hukum Islam > Fiqih > Pernikahan
Hukum Islam > Fiqih > Pernikahan > Perceraian dalam Islam
Depositing User: Administrator Khazanah
Date Deposited: 16 Apr 2018 07:46
Last Modified: 26 Mar 2020 14:21
URI: http://repository.iainmadura.ac.id/id/eprint/69

Actions (login required)

View Item View Item